Kisah Hercules Yunani Meniru Legenda Baladewa India?

Sejarawan Yunani seperti Arrianus dan Diodorus Siculus dianggap telah mengutip karya termasuk kisah Megasthenes (seorang etnografer Yunani dan explorer dalam periode Helenistik, penulis karya Indika, 350-290 SM). Kisah ini telah mewakili Hercules sebagai penduduk asli India seperti yang digambarkan di orang-orang India, dia dipuja suku Surasena di kota Mathura sekitar tepi sungai Yamuna. Kisah ini mennceritakan bahwa Hercules Yunani merupakan Balarama, kakak dari Krishna. Sejumlah sarjana Oriental pada awal abad ke-19 termasuk Kapten Francis Wilford dan Kolonel James Tod, telah memberikan wawasan lebih lanjut yang mendukung kisah ini.
Balarama (Baladewa, Baladeva) seringkali digambarkan berkulit putih, jika dibandingkan dengan saudaranya Krishna berkulit biru gelap. Senjatanya adalah bajak dan gada, secara tradisional Baladewa memakai pakaian biru dan kalung dari rangkaian bunga hutan. Baladewa digambarkan memiliki fisik yang sangat kuat diaman hal ini terkait dengan nama ‘Bala’ dalam bahasa Sanskerta berarti ‘Kuat’, dan sekaligus merupakan teman kesayangan Krishna.
Kisah Hercules Yunani dan Baladewa memperkenal sosok yang kuat dan berani, mereka telah membebaskan dunia dari kejahatan monster. Kedua pahlawan digambarkan dalam seni dan patung yang memegang berbagai alat seperti kulit singa, cangkir anggur, busur dan anak panah, pedang, bajak, gada dan lainnya. Eksploitasi di India, Dewa Balarama juga berbagi elemen simbolik diantaranya ular berkepala banyak, banteng ganas, burung pemakan manusia, kuda bernapas api, yang menunjukkan bahwa kisah ini muncul dari sumber yang sama.
Menurut legenda Hercules Yunani (Hercules) pertama kali menginjakkan kaki di kota Heracleion wilayah Mesir, terletak dekat muara Sungai Nil dan sangat dekat dengan Alexandria. Sebuah kuil besar Heracles telah dibangun dan pernah dikunjungi oleh Helena dan Paris sebelum Perang Troya, karena mereka melarikan diri dari kemarahan suami Helena Menelausi. Berabad-abad kemudian, Herodotus juga mengunjungi kuil Heracles di Heracleion.
Ketika Heracles tiba di Mesir, raja yang memerintah Mesir pada waktu itu adalah Busiris, dimana peramal Oracle juga pernah menyarankan untuk membuat pengorbanan tahunan di altar Zeus untuk mengakhiri bencana kelaparan yang melanda Mesir. Kehadiran Hercules di Mesir ditangkap dan menyebabkan Mezbah, tetapi dia memecahkan rantai dan membunuh Busiris bersama-sama dengan anaknya Amphidamas.
Menurut catatan Diodorus Siculus, sebuah catatan yang dibuat sekitar tahun 50 SM berkaitan dengan kisah Hercules, dimana kisah itu menceritakan banjir besar Sungai Nil yang menenggelamkan seluruh Mesir. Prometheus merupakan pengawas dari sebuah distrik tertentu di Mesir, dia berusaha untuk menghentikan banjir tapi tidak berhasil dan bunuh diri karena putus asa. Hercules kemudian tiba tepat pada waktunya dan menghentikan banjir.
Begitupula Baladewa dikisahkan pernah mengalihkan aliran sungai Yamuna menggunakan bajak, sementara Hercules mengalihkan aliran sungai Alfeus untuk membersihkan kandang Augean. Tindakan menghentikan banjir sungai sesuai dengan kemampuan super yang secara tradisional dikaitkan dengan Hercules dan Baladewa.

Kisah Hercules Yunani Meniru Legenda Baladewa India?.

This entry was posted in Myth. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s