Sejak Perburuan Mammoth, Manusia Mulai Jinakkan Anjing

Menurut Shipman, teka-teki terbesar tentang situs ini adalah bagaimana sekelompok mammoth bisa terbunuh dengan senjata yang tersedia di periode itu (menggunakan tombak sederhana). Banyak penelitian sebelumnya menyebutkan usia mammoth di situs tersebut memiliki kesamaan dengan gajah modern yang dibunuh akibat perburuan atau bencana alam. Tetapi menurut analisis Shipman, studi sebelumnya tidak memiliki evaluasi statistik yang diperlukan untuk menyimpulkan dengan pasti bagaimana mammoth dibunuh.
Beberapa pola kematian mammoth sangat alami seperti gajah modern yang terbunuh akibat cuaca kering atau perburuan menggunakan senjata modern yang membunuh seluruh kawanan gajah sekaligus.

Hipotesis Prof Shipman menemukan bukti beberapa karnivora besar dilokasi tersebut telah menjinakkan (memelihara) anjing, bukan serigala seperti umumnya diasumsikan. 

Bukti ini sebagai petunjuk yang digunakan untuk menganalisa bagaimana manusia berburu mammoth dengan anjing, merumuskan serangkaian prediksi situs raksasa. Anjing pemburu membantu mencari mammoth lebih cepat, juga dapat mengelilingi hewan besar dan menahannya ditempat dengan cara menggeram, sementara pemburu bergerak masuk yang akan meningkatkan keberhasilan berburu.

 

This entry was posted in Histories. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s