Noh Kah, Kota Suku Maya Yang Hilang Telah Ditemukan

Pola distribusi sesuai dengan pola situs lain di Sleatan Quintana Roo yang ditandai dengan pemisahan pusatkota suku Maya tersebar menjadi sub-kota atau kelompok arsitektur dilengkapi Piramida, platform pendukung, tempat upacara dan rumah elit, semata-mata untuk membuat kontrol lebih besar atas penduduk kota Noh Kah.

Kelompok arsitektur kota suku Maya kuno dilahan seluas 43 hektar telah diberi nama diantaranya Corozal, Pich, Paredon, Pocito, Hop Na dan Viente, dimana arsitektur dipisahkan oleh jarak berkisar antara 0,5 sampai 3 kilometer. Tetapi karena kasarnya lokasi hutan, harus membangun teras dilereng bukit sehingga membuat arkeolog sulit mendeteksi dari udara. Hal ini menjadi alasan mengapa situs tersebut tetap tersembunyi selama berabad-abad.

Arsitektur Pich menggambarkan kekuasaan politik dengan gundukan panjangnya seluas 100 meter dilengkapi tiga halaman pada tingkat yang berbeda. Arsitektur peradaban suku Maya juga dikelilingi struktur perumahan dan bangunan seremonial dengan ketinggian yang lebih besar. Pemetaan Noh Kah, kota suku Maya semata-mata dilakukan untuk melihat bagaimana situs tersebut terstruktur, bagaimana kelompok arsitektur terhubung melalui jalan, dan infrastruktur yang memungkinkan pasokan air.
This entry was posted in Energy. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s