Matematika Alam Semesta, Rahasia Kuno Gematria

Telapak tangan adalah bahasa matematika alam semesta, tanpa pemahaman matematika dasar dan geometri yang kuat maka seseorang tidak mungkin dapat memahami alam semesta secara keseluruhan. Jika seseorang tahu tentang geometri dan matematika alam semesta, pada dasarnya dia mengerti tentang segala hal. Dalam penerjemahan karya Pythagoras disebutkan ‘Semua merupakan angka‘. Sudut, busur, rasio dan geometri ada di sekitar kita, disetiap sudut belahan dunia, disetiap bunga, disetiap pohon, setiap matahari terbit dan terbenam, setiap gelombang bersuara teriak dari mulut manusia dan setiap detak jam bekerja sesuai hukum, prinsip-prinsip dan esensi Angka.

Dari pikiran Pencipta didatangkan angka. Dari jumlah didatangkan geometri. Dari geometri didatangkan simbol. Dari simbol muncul surat dan surat itu berasal dari luar mulut manusia. Jadi,… ceritakan lagi, atas Nama Siapa kita berbicara? (Claudia Pavonis)

Numerologi lebih dikenal dengan studi tentang makna gaib pada angka, yang merupakan ilmu pengetahuan seperti astrologi. Numerologi terletak di jantung Gematria, dan tanpa memahami numerologi tidak mungkin diartikan sebagai keindahan dan kesederhanaan matematika alam semesta. Matematika bukan hanya kuantitatif tetapi juga kualitatif, bilangan tidak dingin, tidak mati, kosmik terlihat seperti kacau tetapi bahasa dan darah kehidupan merupakan kekuatan kreatif dibalik penciptaan alam semesta.
Angka, seperti yang dipahami oleh orang Yunani dan Mesir merupakan prinsip kosmologis yang esensi-nya berfungsi keluar dan diungkapkan kepada manusia melalui material dunia. Bilangan terkandung di dalamnya merupakan pesan yang melekat, setiap angka memiliki cerita sendiri dan masing-masing cerita berkaitan dengan kemegahan penciptaan alam semesta. Tidak peduli seberapa banyak cerita itu, tidak peduli berapa banyak angka tak terbatas mengungkap matriks dari semua penciptaan material, semua bagian akhirnya akan mengarah kembali pada satu filosofis, bahwa matematika alam semesta ‘Semua Adalah Satu‘.
This entry was posted in Science. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s