Banjir Besar Nuh Menurut Kitab Babilonia, Legenda Kasdim

Dia membuat sebuah lubang diatap kapal dan menyadari bahwa mereka berada di puncak gunung. Dia turun dengan istrinya, putrinya, dan awak kapal, mereka sujud kepada bumi, mengangkat altar dan ada yang dikorbankan untuk para dewa. Tetapi, pada saat yang sama Xisuthros menghilang bersama orang-orang yang menemaninya.

“Sementara mereka yang masih berada diatas kapal tidak melihat Xisuthros kembali, sehingga memaksa mereka turun dan mulai mencarinya, memanggil keras namanya tapi tak melihat Xisuthros kembali. Suara dari surga terdengar memerintahkan mereka untuk tetap saleh terhadap para dewa, bahwa Xisuthros telah menerima penghargaan atas kesalehan yang telah dilakukannya dan sejak saat itu dia ditempatkan ditengah-tengah para dewa. Bahwa istrinya, anak perempuannya, dan awak kapal mendapatkan kehormatan yang sama. Kemudian, suara selanjutnya mengatakan bahwa mereka harus kembali ke Babilonia, selaras dengan keputusan nasib yang memerintahkan mereka menggali tulisan yang dikubur Xisuthros di Sippara, negara dimana mereka menemukannya disebut Armenia. Setelah mendengar suara para Dewa dan kembali berjalan kaki ke Babilonia. Dengan menggunakan kapal Xisuthros akhirnya mereka berlabuh di Armenia, para sahabat Xisuthros datang ke Babilonia, tulisan itu disebarkan dikota Sippara dan terukir diberbagai kota, mereka membangun candi dan memulihkan Babelonia setelah dihancurkan banjir besar.”

Dalam legenda Kasdim, kisah mirip banjir besar Nuh ternyata merupakan kisah yang tertua dalam tradisi, berbeda dari catatan Alkitab. penghancuran utama tampaknya disebabkan oleh hujan, periode hujan yang lebih besar memberikan waktu yang cukup untuk menenggelamkan dunia. Legenda Kasdim juga menceritakan kisah banjir besar telah terjadi hujan selama 7 hari tanpa henti disertai bencana alam lain seperti gempa, angin, dan longsor.

Referensi


The Antediluvian World, by Ignatius Donnelly, 1882. Animals boarding Noah’s Ark, image courtesy of of Jacopo Bassano (1510–1592).

Banjir Besar Nuh Menurut Kitab Babilonia, Legenda Kasdim.

This entry was posted in Myth. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s