Benarkah Lempeng Tektonik Akan Hancurkan Peradaban Dunia?

Zona lempeng tektonik juga berada dibagian barat melalui Laut Merah dan agak jauh dari Lembah Nil, ditemukan reruntuhan peradaban kuno Dinasti Mesir bahkan budaya yang lebih tua. Disepanjang teluk Persia zona lempeng tektonik berada diatas peradaban Sumeria Kuno yang kemudian diterukan oleh peradaban Babilonia. Di Asia Barat, kota-kota berusia lebih dari 5000 tahun berada di Lembah Indus Kuno dan India Barat jugat idak jauh berada zona lempeng tektonik.

Tidak berbeda dengan peradaban kuno yang terletak di Asia Timur dan Tenggara, termasuk Indonesia yang berada tepat di zona lempeng tektonik. Kota-kota kuno mungkin berada dilapisan terdalam dan manusia belum bisa menemukan bukti lebih banyak reruntuhan, seperti halnya piramida Gunung Padang.

Budaya pertanian di Turki Selatan sekitar 8000 tahun lalu menyimpan sejarah kelam, dan wilayah ini dekat dengan monumen batu Gobekli Tepe yang berusia 12000 tahun atau mungkin lebih tua dari itu. Semua berada di zona lempeng tektonik yang membentang dekat dengan Crete dan Yunani dimana peradaban kuno ditenggelamkan dan dimusnahkan.
Beralih ke Amerika Selatan, dimana wilayah ini juga terdapat peradaban kuno dihiasi piramida berusia lebih dari 5000 tahun, peradaban Maya kuno dan Olmec yang misterius, sebuah peradaban yang juga terletak dibatas lempeng tektonik. Zona patahan diperpanjang ke Utara sepanjang sisi timur pegunungan Sierra Nevada yang merupakan blok miring.  Di Amerika Utara juga berada dibatas lempeng tektonik, Rio Grande dari Selatan Colorado menyebrangi New Mexico ke daerah El Paso.
Sementara Danau Baikal di Siberia merupakan danau terdalam di Bumi berkisar 5387 kaki atau lebih dari 1 mil. Dibagian bawahnya tertutup sedimen setebal 4,3 kilometer yang membuat danau itu paling produktif. Wilayah ini merupakan batas antara Lempeng Eurasia dan Lempeng Amur, tetapi ahli geologi belum meyakini apakah kedua lempeng terpisah atau tidak. Siberia juag dikenal sebagai wilayah asal usul penduduk pribumi Amerika (Indian) sebelum bermigrasi ke Utara dan Selatan.
Sungai itu mengalir sepanjang 2000 kilometer dari Danau Baikal ke laut Arktik, dan hanya ada 2 spesis berbeda hidup didalamnya. Bagaimana mungkin spesis ini berenang mencapai danau Baikal? Menurut teori, spesis ini berenang ke danau Baikal sekitar 80,000 tahun lalu selama zaman es terakhir ketika Galcial Siberia Barat meruntuhkan es dan mengalir ke Laut Arktik.
Yang paling menarik dari kekuatan Lempeng Tektonik yang menenggelamkan dan menghancurkan peradaban dunia, bahwa dunia saat ini tidak seperti yang terjadi dimasa lalu dan tetap akan terus berubah.Lempeng Bumi terus memperluas dan semakin dalam secara tiba-tiba, beberapa perubahan cukup dramatis bisa kita bayangkan dimasa mendatang. Akan ada peradaban yang hilang, bencana dimana-mana, dari seluruh permukaan bumi akan merasakan dampak besar yang sudah dimulai pada saat ini.
This entry was posted in Histories. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s