Terungkap, Surat Legiun Romawi Berusia 1800 Tahun

Mungkin saja dia menggunakan multi bahasa, berkomunikasi dalam bahasa Mesir atau bahasa Yunani kunoketika berada di Mesir sebelum terdaftar di Legiun Romawi. Kemudian dia juga berkomunikasi dalam bahasa Latin dengan tentara Pannonia. Menurut tim peneliti, Polion menulis surat itu dirumahnya dalam bahasa Yunani, karena menulis di Mesir bukan pilihan yang tepat pada saat itu. Dan kemungkinan keluarganya di Mesir tidak begitu mengerti bahasa Latin.
Untuk memperkirakan tanggal surat, ilmuwan bergantung pada gaya tulisan tangan dan beberapa petunjuk yang terlihat spesifik. Petunjuk lain diperoleh dari nama prajurit Legiun Romawi, Arelius, dia bisa mendapatkannya dari pemberian kewarganegaraan Romawi pada tahun 212 Masehi.
Tanda-tanda lainnya adalah referensi Polion untuk “Komandan Konsuler” yang menunjukkan terjadi setelah tahun 214, ketika provinsi Pannonia Inferior Romawi berada dibawah pemerintahan konsuler. Surat bersifat pribadi dan tema umum tertuju pada keluarga, hal itu mencerminkan emosi seorang tentara Legiun Romawi, dimana emosinya benar-benar tidak berbeda dengan tentara saat ini.

 

Referensi


Rice grad student deciphers 1,800-year-old letter from Egyptian soldier, 14 March 2014, by Rice University. Full Paper (Pdf): The Bulletin Of The American Society Of Papyrologists.

This entry was posted in Histories. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s