Selamatkan Laut Aral, 90 Persen Volume Air Hilang 50 Tahun Terakhir

Secara khusus lebih banyak volume air saat ini dibagian tengah DAS Laut Aral, hampir semua lahan pertanian saat ini masih terus berlangsung. Volume air daerah itu terus meningkat selama empat tahun terakhir, mereka percaya bahwa beberapa kenaikan air berasal dari perbaikan konservasi air meskipun beberapa usaha konservasi dianggap tidak efisien.

Penurunan curah hujan menggunakan data analisis dari satelit NASA Tropical Rainfall Measuring Mission, perubahan curah hujan sudah terjadi sejak tahun 2002. Sementara kedua ilmuwan membandingkan data sejak tahun 1980, tidak ditemukan tanda-tanda berkurangnya curah hujan untuk wilayah DAS selama 30 tahun. Curah hujan diperkirakan bergeser dekat Laut Aral dan mungkin telah menyesatkan penelitian ilmuwan sebelumnya yang menganggap adanya penuruan hujan secara keseluruhan.
Bencana hilangnya volume air Laut Aral sudah dimulai sehak tahun 1930 dengan rencana Soviet yang membangun industri kapas di gurun Asia Tengah. Sungai yang mengalir ke Laut Aral digunakan untuk memelihara tanaman sehingga secara perlahan terjadi penurunan volume air. Sejak Uni Soviet pecah, beberapa negara yang memiliki DAS tetap mempertahankan ekonomi berbasis kapas. Becker menyarankan, ketika air mulai hilang di daerah DAS, prospek pertanian akan menurun dan berharap investasi irigasi akan ditingkatkan untuk mengatasi penurunan volume air Laut Aral.

Selamatkan Laut Aral, 90 Persen Volume Air Hilang 50 Tahun Terakhir.

This entry was posted in Science. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s