Permian Akhir, Kepunahan Massal Terbesar Dunia 60 Ribu Tahun Lalu

Ilmuwan MIT menggunakan teknik penanggalan untuk memperkirakan skala waktu letusan gunung berapi periode Permian, jumlah karbon dioksida yang terlontar berkisar 5 juta kilometer kubik. Kadar karbon dioksida yang tinggi mengacaukan biosfer dan tidak memberi kesempatan pada makhluk hidup untuk beradaptasi dan bertahan.
Tahun 2006 lalu, ilmuwan MIT telah mengumpulkan bukti periode Permian Akhir dari wilayah Meishab, Cina. Bebatuan diduga menggambarkan Permian Akhir dan periode Triassic Awal berdasarkan bukti fosil. Bebatuan diduga mengandung abu vulkanik yang melapisi bantalan fosil, hasil pengukuran menunjukkan kepunahan massal periode Permian Akhir terjadi 60,000 tahun lalu dengan nilai ketidakpastian sekitar 48,000 tahun. Analisis ini juga disertai peningkatan tajam jumlah karbon dioksida diseluruh lautan dunia.
Bencana terbesar dunia dipicu dari letusan gunung berapi yang terus menerus memuntahkan lava dan karbon dioksida secara besar-besaran. Tidak hanya Siberian Traps, letusan Gunung Toba diperkirakan terjadi diwaktu yang hampir sama 70 ribu tahun lalu. Sehingga alam memuntahkan karbon dioksida sejak 70-60 ribu tahun lalu seperti tanpa henti, dimana sebagian besar makhluk hidup tidak mampu bertahan.

Permian Akhir, Kepunahan Massal Terbesar Dunia 60 Ribu Tahun Lalu.

This entry was posted in Science. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s