Sosialisasi Manusia Gunakan Api Sejak 300,000 Tahun Lalu

Kemudian, disekitar kawasan perapian (termasuk di dalam gua Qesem) arkeolog menemukan peralatan batu yang digunakan untuk memotong daging. Peralatan batu tersebut ditemukan hanya beberapa meter dari perapian dan memiliki bentuk berbeda-beda yang kemungkinan dirancang untuk kegiatan lain. Di dalam dan sekitar luar gua Qesem ditemukan tulang hewan yang dibakar, sehingga menggambarkan manusia telah menggunakan api untuk memanggang hewan buruan mereka.
Menurut Shahack, ragam kegiatan rumah tangga telah menjadi bagian berbeda dari kehidupan di gua hingga sosial yang khas terlihat pada manusia modern, jadi gua terlihat seperti Base Camp.

Temuan ini dianggap arkeolog berguna untuk memperbaiki titik balik dalam perkembangan budaya manusia, terlihat jelas kapan manusia gunakan api pertama kali untuk sosialisasi dan memasak daging dalam bentuk api unggun, sekaligus menjadi tempat pertemuan antar manusia.

Perkembangan sosial dan kognitif manusia sudah dimulai sejak 300,000 tahun lalu, ini merupakan tanda-tanda perubahan subtansial dalam perilaku manusia dan biologi. Hal ini menandai adanya perubahan tampilan wilayah dan budaya baru dari manusia sebelumnya 400 ribu tahun lalu.

Sosialisasi Manusia Gunakan Api Sejak 300,000 Tahun Lalu.

This entry was posted in Histories. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s