Menurut Stephen Hawking, Tidak Ada Lubang Hitam Luar Angkasa

Hawking mengusulkan hipotesis baru ketiga sebagai pilihan baru ilmuwan untuk mengembangkan pemecahan misteri peristiwa luar angakasa. Dimana mekanika kuantum dan relativitas umum tetap digunakan tetapilubang hitam tidak memiliki peristiwa cakrawala yang membakar (firewall). Efek kuantum sekitar lubang hitam akan menyebabkan ruang waktu berfluktuasi bebas pada batas permukaan yang bisa saja muncul mendadak. Disepanjang permukaan yang penuh cahaya akan menjauh dari inti lubang hiam, lubang hitam tidak berubah dan dua cakrawala ini identik karena cahaya mencoba terlapas dari tarikan lubang hitam yang seolah-olah terjebak pada dua titik. Jika pilihan itu lebih tertuju masuk kedalam lubang hitam maka peristiwa cakrawala akan membengkak dan tumbuh lebih besar.
Tahun 1970 Hawking menyatakan bahwa lubang hitam dapat menyusut perlahan memuntahkan ‘Radiasi Hawking‘. Hal ini menjelaskan bahwa peristiwa lubang hitam menjadi lebih kecil, tetapi hipotesis baru disebutkan cakrawala yang jelas merupakan batas yang nyata, tidak ada cakrawala berarti tidak ada lubang hitam dimana cakrawala itu bisa terlihat sebagai cahaya yang melarikan diri hingga tak terbatas. Meskipun demikian, dirinya mempertanyakan apakah hal itu cukup menjadi dasar agar bisa melewati paradoks firewall?

Lubang Hitam Berwarna Abu-Abu

Stephen Hawking menegaskan, apapun bentuk materi yang dekat pada prinsipnya mampu keluar dari lubang hitam, meskipun dia tidak menentukan dalam makalahnya bagaimana cakrawala yang jelas terlihat akan menghilang. Ketika lubang hitam telah menyusut, dimana efek kedua mekanika kuantum dan gravitasi akhirnya digabungkan dan menghilang. Sehingga pada saat itu, apapun yang pernah terjebak dalam lubang hitam akan dikeluarkan meskipun dalam kondisi tidak utuh.
Menggabungkan konsep-konsep ini, Stephen Hawking menyatakan ide sekaligus teori baru tentang cakrawala yang jelas (apparent horizon) tanpa batas tetap, sementara penyebutan istilah ‘Lubang Hitam’ kurang mutlak, atau lebih mungkin ‘Lubang Abu-Abu’.

Sumber: Menurut Stephen Hawking, Tidak Ada Lubang Hitam Luar Angkasa.

This entry was posted in Science and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s