Piramida Mesir Pembangkit Listrik Peradaban Khemitian

Banyak penulis berusaha menafsirkan relief ini, salah satunya adalah Joseph Jochmans dan Moira Timms, tetapi tidak ada yang memiliki informasi lengkap tentang keberadaan tradisi. Relief tersebut dianggap bukan terkait listrik tetapi menggambarkan pemimpin dinasti Khemitian. Bahan kimia mungkin telah digunakan untuk menghasilkan hidrogen pada Piramida Giza, kemunginan garam tersimpan disekitar poros selatan yang disebut ‘Ruangan Khusus Raja‘ untuk menghasilkan lisrtik. Pada saat itu mungkin telah terjadi ledakan besar yang menyebabkan berakhirnya penggunaan listrik. Bukti ini terlihat pada dinding granit di ruangan dan retakan pada balok granit langit-langit ruangan.
Menurut arkeolog yang meneliti Piramida Mesir, retakan itu berasal dari gempa bumi kuno, tetapi menurut Christoper Dunn bukti kerusakan itu tidak konsisten yang mengarah keruangan bawah tanah. Kemudian granit berwarna cokelat kehitaman dan bukan warna alami, tetapi akibat ledakan yang membakarnya dan mengakibatkan reaksi kimia dalam granit. Dari sini terlihat semakin jelas bukti keberadaan dua terowongan yang mengarah kebawah tanah dan satunya mengarah ke permukaan.

Dua poros ini digunakan untuk memberikan air dingin yang datang dari sungai Nil melalui bawah Giza, sementara air panas mengalir lebih dekat ke permukaan melalui basal dan granit menggunakan tenaga surya. Prinsip ini digabungkan untuk menghasilkan hidrogen dalam jumlah besar dan ditempatkan pada ruangan yang bersih sehingga menghasilkan reaksi, menjadi sumber pembangkit listrik selama ribuan tahun. 

Penggunaan bahan kimia menyebabkan pewarnaan dan pengendapan garam. Ledakan di ruangan itu mungkin terjadi antara 12000 hingga 6000 tahun lalu dan merupakan peristiwa nyata yang dimasukkan dalam mitos Atlantis. Penyalahgunaan teknologi atau kecelakaan pernah terjadi di Piramida Mesir, hal ini masih terkait dengan peradaban Khemitian kuno. Ada teori yang menyebutkan penggunaan bahan kimia sebagai bahan pengganti disebabkan mengeringnya sungai Nil yang menjadi sumber pasokan air.

Sumber: Piramida Mesir Pembangkit Listrik Peradaban Khemitian.

This entry was posted in Histories and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s