Burung Dinosaurus Melompat, Bukan Terbang

Analisis fosil terbaru menyatakan bahwa burung Dinosaurus menggunakan sayap untuk terbang pasif diantara pepohonan.

Sebuah studi yang dirilis pada Jurnal Current Biology ‘Primitive Wing Feather Arrangement in Archaeopteryx lithographica and Anchiornis huxleyi‘, menyatak bahwa burung dinosaurus sebenarnya tidak bisa terbang tinggi seperti burung modern, mereka melompat dari puncak tertinggi atau diatas pepohonan.

Nenek moyang burung Camar dan Gagak berasal dari burung dinosaurusumum, sayap digunakan untuk membantu jarak lompatan, atau terbang pasif dari pohon ke pohon. Sebuah studi terkini menjelaskan bahwa fosil dinosaurusyang berusia 155 juta tahun mengungkapkan asal usul sayap burung saat ini yang memiliki penampilan berbeda daripada yang diperkirakan sebelumnya. Penemuan ini akan mendukung teori bagaimana burung dinosaurus belajar terbang.

Burung Dinosaurus Melompat, Bukan Terbang

This entry was posted in Science and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s