Genre Baru: Musik Ruang Angkasa

Banyak orang menyatakan ketika mendengar musik ruang angkasa, mereka memiliki sensasi seolah-olah terbang pada kecepatan tinggi yang bergerak di ruang angkasa yang sangat besar. Musik ruang angkasa nantinya menuju kontemplatif, mistis batin, serta menghidupkan eksteriorkosmik.

Astroculture yang meliputi aspek budaya dan sejarah, misalnya astronomi, spaceflight dan eksplorasi ruang angkasa, adalah hal umum yang digunakan media seperti film, buku dan komik sebagai bahan sumber. Ada juga jenis lain bahan sumber yang dapat dipelajari, seperti musik. Pandangan genre musik ini saya temukan dibeberapa media, salah satunya Videnskab.

Instrumental musik bukanlah sesuatu yang sering dimasukkan dalam studi sejarah dan tidak jelas sifat musikologis-nya. Dalam beberapa tahun terakhir musik sudah mulai berubah, misalnya Jakob Moesgaard’s Dhrupad: En analyse af en nordindisk musikkultur som en religiøs tradition (Dhrupad: Analisis budaya musik India Utara sebagai tradisi keagamaan – unpublished MA tesis , Universitas Copenhagen). Meskipun fakta bahwa musik merupakan bagian integral dari sebagian besar masyarakat, budaya, dan tokoh agama, jarang disertakan dalam studi agama. Hal yang sama berlaku dalam studi astroculture.

Genre Baru: Musik Ruang Angkasa

This entry was posted in Space and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s